Kamis, 25 Juli 2013

Ngekost



Ngekost
Gak asing kan, dengan hal ini.. apalagi yang merantau jauh dari orang tua.
Saudara terdekat kita adalah tetangga, hmmm memang benar. Kita tiba-tiba ada kesulitan atau musibah, yang tahu pertama kali adalah mereka, sahabat-sahabat kita. Kita bahagia tentunya merekalah yang pertama mengetahuinya.
Untuk yang pertama kali ngekost banyak trik nya dapet kosan agar betah. Saya ngekost udah 7 tahun di tempat yang sama (gak ganti-ganti lho) dari jaman kuliah lhoo . Soalnya klo gonta ganti ngekost itu repot. Barang seabrek yang kudu dipindah, interaksi lagi dengan orang baru itu tidak mudah karena kosan adalah rumah kita, lingkungan sangat mempengaruhi aktivitas kita apalagi klo untuk belajar, tentunya bagi yang mahasiswa banyak tugas kan gak enak banget klo suasana kosan tidak menudukung. Btw tempat kosan menentukan PRESTASI , xixixixi (kayak yang diberita tuuh, update gak ? yang di tipi itu lho..anak2 SD abis sahur pada ke kelas nge-take tempat duduk di depan, karena duduk di depan berarti bisa pinter. Mungkin karena gak ngantuk kali ya, disemprot2 buat  maju terus sama guru, hehehe)
Berikut adalah trik-trik kosan biar betah:
1.     Pertama kali nyari kosan, bener2 cari tahu sedetail mungkin dari fasilitas kosan, harga, lingkungan, nyang punya kosan juga dinilai, lokasi.
a.    Fasilitas: tempat tidur, meja belajar plus kursi, almari, air lancar/gak nya, listrik gimana udah bayar sekalian belum sama harga kos per bulan, kamar mandi luar/dalem, yang penting banget kebutuhan sehari-hari adalah listrik dan air usahain yang udah include air plus listrik per bulan. Oia klo nyari kosan pertama kali ambil aja dulu untuk beberapa bulan, klo bisaaa.. jangan setahun dulu, karena kita kan belum tahu gimana kosan itu.
b.    Harga.. naah aspek ini neh nyang biasa jadi pertimbangan khusus bagi kite dan ortu kite. Tanyakan kira-kira ada kenaikan berapa tahun sekali untuk harga kosan. Btw karena saya salah satu dedengkot kosan, jadi bayarnya naiknya gak terlalu mahal. Usahakan bayaran kosan masuk bagi kantong kite, gak usah gengsi kosan sederhana, nyang penting nyaman apalagi klo nyaman buat belajar dah.
c.    Lingkungan, usahakan klo kita mahasiswa, tinggallah di lingkungan kosan mahasiswa, boleh juga sii di lingkungan oran gpada udah kerja, bisa jadi kita brainstorming sama mereka. Lingkungan yang bisa memahami keadaan kita san saling menghormati.
d.    Nyang punya kosan juga dinilai. Waduh gara2 hal ini, rekor dedengkot kosan nyariiis lepas, xixixi. Pegang hal ini deh “yang penting didengerin, nyang gak penting masuk telinga kanan, keluar telingan kiri” . termasuk kata2 ibu kos. Usahakan yang punya kosan punya sisi kekeluargaan agar serasa kita tinggal di rumah sendiri. Biasanya klo mahasiswa kan nunggu BLS (Bantuan Langsung Sukarela) hehehe maksudnya dari orang tua kiriman tiap bulan, kadang telat kadang cepet, klo pas telat komunikasikan dengan baik kpd nyang punya kosan, salah satu komunikasi agar lancer adalah dengan silaturahmi. Klo kita bisa dipercaya, ibu kos juga percaya kok.
e.    Lokasi: strategis dan aman. Strategis akses nya terjangkau, mahasiswa jangan harap pulang kosan sore , kadang klo banyak tugas sampai lembur2 di tem[at temen, pulang dini hari, usahakan kosan ada kunci keluar masuk dari tiap penghuni. Tapi amaaan, nah lho yang kayak gimana tuuh, intinya ya strategis dan aman lah.
2.    Setelah ngekos dibetah-betahin klo memang gak para2 banget ada masalah. Bertahan adalah cara terbaik ketika kita ada masalah, jangan langsung ambil tindakan pindah kosan klo gak parah2 amat. Sering gonta-ganti kosan bikin lelaaah.. hahaha
3.    Toleransi dan bekerja sama dengan teman2 di kosan, karena mereka adalah keluarga kita J
4.    Sampaikan klo ada keluhan/pujian secara langsung, gak usah dibilang-bilang ke orang lain, langsung kepada ybs, karena hal ini akan menambah keeratan kita kepada teman kosan, kritik yang baik adalah kritik yang membangun. Gak usah marah klo dikasih kritik, justru input special untuk kite.
5.    DO that.. selamat hunting kosan yak, semoga sedikit trik ini bermanfaat.

Btw sedikit crita, saya nge-kos sudah 7 tahun berjalan di kosan ini, nama kosan kami adalah Koger 28 “Kosan Gerlong 28”. Kosan sederhana, ada 4 kamar cewek di blok dalam, ada kamar cowok di sisi luar. Nampak bangunan lama. Tapi sensasi berbeda, karena kita isi dengan kekeluargaan dengan sahabat2 di kosan. Asik degh punya keluarga kedua. Gak usah takut ngekos, jauh dari ortu. Cobain yah J
Kapan2 mampir di kosan kami yaaaaa….

Sabtu, 19 Januari 2013

Part I - Review




 Marketing
PART I
Review
Enam kategori produk menurut Booz, Allen, dan Hamilton dalam buku Kotler “Manajemen Pemasaran” edisi kesebelas  Jilid 2 (3: 2005) adalah:
1.      Produk baru  bagi dunia: Produk-Produk baru yang menciptakan pasar yang sama sekali baru.
2.      Lini produk baru: Produk-produk baru yang memungkinkan suatu perusahaan memasuki pasar yang telah mapan untuk pertama kalinya.
3.      Tambahan pada lini produk yang telah ada: Produk-produk baru yang melengkapi lini produk mapan suatu perusahaan (ukuran kemasan, selera, dll).
4.      Perbaikan dan revisi produk yang telah ada : Produk-produk baru yang memberikan kinerja yang makin meningkat atau nilai yang dianggap lebih tinggi dan menggantikan produk-produk yang telah ada.
5.      Reposisi: Produk-produk yang telah ada dan diarahkan ke pasar atau segmen pasar yang baru.
6.      Pengurangan biaya: Produk-produk baru yang memberikan kinerja serupa dengan harga yang lebih rendah.

Kurang dari 10% produk yang benar-benar baru dan inovatif di lapangan. Produk yang benar-benar baru mengandung banyak risiko dan biaya, sebelum produk diciptakan tentunya dilakukan riset pasar sebelumnya (survei) karena yang menentukan produk itu seperti apa adalah konsumen. Perusahaan hanya meng-creat apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen. Sebaik apapun produk dan secanggih apapun produk, tidak akan laku di pasar ketika memaksakan ke pasar. Perlu adaptasi, kemudian adopsi, akhirnya orang tertarik, mulai mau mencoba, menggunakan, puas, dan akhirnya dapat loyal. Merubah paradigma konsumen akan suatu produk membutuhkan proses dalam waktu yang lumayan, sementara roda perusahaan terus berputar, harus terus produksi, cost terus keluar, sumber daya manusia butuh gaji, akhirnya banyak perusahaan memilih untuk melakukan inovasi dari produk yang sudah ada. Karena dapat dilihat trend pasar mengarah kemana.

Smartphone yang terus berkembang menjadi sorotan beberapa vendor besar, kelas menengah ke bawah mulai di sorot, saat ini sampai akhirnya pasar mulai merambah ke semua level. Yang semula Smartphone yang hanya sebagai suatu kebutuhan, hingga menjadi life style dari ekonomi bawah, menengah, dan atas. Harga mulai beraneka ragam dari 600rb an sampai puluhan juta.
Beberapa perusahaan yang melakukan rutin untuk melakukan inovasi diantaranya adalah Microsoft, 3M, Sony, Dell Computer, Oracle, Maytag, dll.

Pada tahun 1990-an Motorola dan beberapa mitra perusahaan meluncurkan Iridium (suatu sistem telepon nirkabel berbasis satelit global). Namun sekitar tahun 1999 Agustus, Iridium harus mengajukan kepailitan karena perusahaan tidak mampu membayar obligasi dan pada Maret 2000 perusahaan memutuskan agar sistem yang bangkrut tersebut ditutup. Naah betapa pentingnya inovasi walaupun memang cost yang diperlukan itu tidak sedikit, waktu, tenaga, sumber daya, dll. Karena sangat pentingnya inovasi, sampai pada siklus hidup produk, inovasi menjadi siklus yang harus dilakukan ketika produk ada di level maturity sebelum decline.

Daur hidup produk terdiri dari: Introducing (ketika produk mulai dikenalkan kepada konsumen), Growth (pada siklus ini produk mulai tumbuh, konsumen berdatangan untuk membeli, pertumbuhan pasar terlihat), Maturity (level dimana produk laku-lakunya dan harus diwaspadai karena pasar akan mendekati ke titik jenuh, di level inilah perlu diadakan inovasi), siklus yang terakhir adalah Decline (pasar sudah jenuh, produk semakin tidak laku di pasar).  Pada saat pasar sudah jenuh seperti ini perusahaan bisa mengubah segmen pasar, kadang ada yang melakukan cuci gudang utk baju-baju, contoh di media per film-an ketika pasar sudah mulai jenuh dengan banyak bermunculan film-film baru, film yang mendekati jenuh akan diputar di televisi.
WJF, January 2013

Selasa, 08 Januari 2013

"Slow food VS Fast food"



Slow Food VS Fast Food

Dengan senang hati saya menulis artikel ini, inti dari Slow food dan fast food ada di diskusi luar biasa di Rumah Perubahan Rhenald Kasali, Selasa 08 Januari 2013. “Dia seorang wanita yang memasarkan produk Indonesia dari petani-petani Indonesia ke pasar dunia: Eropa, Amerika, India dll.”
Makanan sekarang sangat sulit membedakannya yang asli atau yang ada bahan pengawet, kalau lidahnya (sensornya tidak dilatih dari kecil). Pembiasaan ini sangat penting, karena semakin maraknya makanan/jajalan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Jika dari kecil sudah dibiasakan makan-makanan sehat, klo makan yg tidak sehat seperti mengandung MSG, pengawet, warna yang tidak wajar “Pasti tidak mau memakannya”. Atau karena terpaksa, sudah tau tapi nekat , hehe.
Tentunya sahabat sering denger makanan fast food kan? Ini juga menjadi alternatif hangat dengan citranya yang serba cepat, efektif, efisien, praktis, instant, yang gampang dimakan dengan dalih gak ada waktu untuk masak sendiri, lebih oke makan di restoran berlabel ‘luar negri’ dan terpaksa makan makanan instant (berlagak terpaksa dan tidak berdaya padahal diulang  juga buktinya sekarang masih suka makan fast food? Tenaaang...Saya juga masih ikut dalam golongan ini, hihihi . berubah memang proses, oleh karena itu saya menulis artikel ini ).
Fast food? Jadi inget Amerika. Pernah kepikiran gak? Kita kan doyan makanan orang Amerika, ya contohnya burger, pizza, lah, kira-kira orang Amerika suka gak ya makanan kita contohnya sagon (dari kelapa, ketan, gula makanan khas Jawa klo lebaran), peyek (iwak peyek), lemper, tahu, (oalah gak saya sebutin semua ya, gak muat banyak banget). Kita aja sudah banyak makanan luar yang masuk, terus produk dalam negri pie?
Tenggelam? Mlempem?? OOH tidak!
 Ya setidaknya mereka Fast food, kita Slow food. Gitu? Namaya juga slow, artinya saja lambat. Lah trus gimana? ‘Lambat’ bersaing dengan yg ‘Cepat’?
TERNYATA.... Slow food itu...
Makanan yang “GOOD” CLEAN” “FAIR” CATET YA!
Good: Rasanya harus enak
Clean: Bersih
Fair: Hubungannya harus FAIR : sama2 menang
Bermain utk menang, orang yg bermain untuk menang harus bermain menang bareng2. Sama2 menang. Kalau Cuma menang karena lawan kita kalah, kita hanya menang satu kali, jika kita menang dan lawan menang, maka kita akan menang selama-lamanya. Produsen untung, konsumen juga sehat, kan sama-sama menang.
Di sinilah Slow Food mampu bersaing dengan Fast Food, buktinya produk Indonesia dari pelosok sudah mampu masuk pasar Eropa (acara rumah perubahan Rhenald Kasali 8 januari 2013 ). Sagon masuk ke Eropa, orang Eropa kan doyan nya pizza, burger, nah lho doyan juga sagon. Ini karena prinsip SLOW FOOD yang barusan dibahas.
Dalam prinsip Slow food, konsumen diberikan pendidikan mengenai produk, dikasih taster, komposisi makanannya jelas, kebanyakan makanan impor ingredients nya E64, E71 kita tidak akan tahu produk itu mengandung apa, entah minyak ekstrak babi, atau apa kita tidak tahu karena memakai kata-kata teknis yang asing bagi konsumen. Naah oleh karena itulah perlu adanya education untuk customer, memilih barang, membedakan yg asli dg yg tidak, bisa membedakan yg mengandung MSG/ tidak. Membiasakan TEST EDUCATION dari anak2 (kenalkan makanan yang alami jadi sudah bisa membedakan makanan yg alami/engga).
Pasar Slow food bisa tembus ke Eropa salah satunya:
1.       Harus ada marketing intelligent (mata-mata marketing). Relasi yag banyak dari berbagai negara tidak dibangun dalam waktu singkat, Bu Bintang tamu ini... hobby jalan-jalan, dari tahun 1993 sudah mulai jalan2 ke luar negri, dari jalan2 ke luar negri banyak teman, klo teman kan enak diajak ngobrol, nah mereka ditanya tentang produk2 di negara mereka apa yang kiranya disukai dan sedang jadi trend (jadi biaya survei kan murah, Cuma dari  ngobrol2 dapet info deh)
2.      Tidak malu menunjukkan indentitas ‘Kita orang Indonesia’ Bu bintang tamu.. memakai kerudung orang minang kemana2, waktu jalan2 ke berbagai negara, jadi orang kan tahu ‘ooh dari Indonesia, ciri khasnya kerudung minang, produknya sagon, membawa citra Indonesia produk yang sehat, enak, dan fair. Contohnya produk yang sudah masuk ke eropa adalah sagon. Mulanya Produknya dikenalkan, merubah pola pikir (yang lidah nya terbiasa makan pizza lama kelamaan bisa suka sagon ‘proses adopsi’), tapi syaratnya gunakan dengan standar produk mereka. PRODUKNYA INDONESIA TAPI STANDARNYA LUAR NEGRI
3.      Memasukkan edukasi produk, standar makanannya jelas di ingredients nya
4.      Nyambung dari marketing intelligent, amati perilaku konsumen, klo konsumen mampu dengan harga beli tinggi (mahal), jangan kasih harga murah. Karena ternyata hukum ‘Price quality perception’ persepsi hubungan harga dengan kualitas berlaku. “Made in Indonesia” apa kira2 persepsi orang luar dengan Indonesia? Negeri berkembang? Atau bahkan gak pernah denger , atau malah negeri miskin (image miskin, sejajar dengan harga murah, murah=murahan). Kalau STANDAR PASAR di luar PREMIUM, GEMPUR dengan PASAR PREMIUM.
5.      Membuat jembatan antara petani pelosok Indonesia dengan pasar Eropa ya dengan jalan2 tadi, membangun relasi. Petani dikasih harga yag sesuai agar sama-sama untung, pasar luar dikasih kualitas yang OKE.

-Slow food VS Fast food, 08 Januari 2013, materi pengembangan dari diskusi Rumah Perubahan Rhenald Kasali-

Minggu, 02 Desember 2012

TRIK SIDANG SKRIPSI




Trik sidang skripsi


Sebagai mahasiswa yang mau lulus, tentunya kita tidak lepas dari hal ini “SIDANG SKRIPSI” Betul?
Waah, sehari semalem, bahkan ketika nama sudah muncul di pengumuman untuk sidang skripsi, rasa makanan enak terasa hambar, tidur di kasur empuk terasa pegal, apalagi hari yang ditentukan telah tiba, mungkin jantung terasa berdebar-debar tidak jelas. Keringat dingin dimana-mana, kata yg sudah disusun buyar entah kemana. Wal hasil ketika presentasi skripsi yang keluar adalah “Ba Bi Bu Be Bo.... hmmm, aduuh” akhirnya “Mohon maaf, saya tidak tahu mengenai hal ini”
Syukur-syukur bisa ngomong, mungkin hanya berdiri kayak patung.
Sering ngalamin ini?? Ceck it out
Klo kita ngerjakan skripsi sendiri, bukan nyuruh orang utk ngerjakan, seharusnya kudu PD dan optimis, triknya cukup gampang:
1.     Pas hari H menjelang sidang skripsi, gak usah belajar, orang udah bisa kok. Kan kita yang buat skripsi. Jalan-jalan aja, dengerin musik, lakukan hobi, menyanyi, ketawa bareng teman-teman, nonton.
2.     Tentunya melakukan ini karena sudah paham, makanya pas bikin skripsi benar-benar dipahami isinya apa. Gak usah ngehafal, tapi paham apa yg kita tulis J
3.     H-1 klo aku sih lebih seneng matiin HP, hehehe. Tapi bilang dulu ke orang terdekat ya, biar gak nyariin. Ntar bahaya deh
4.     Matiin HP utk meminimalisasi komentar-komentar yg negatif bahwa penguji itu killer lhoo, dan bla bla bla... percaya deh, se killer penguji apapun, klo kita menguasai apa yg kita buat, dan berani mempertanggungjawabkanyya gak segitu juga kok.
5.     Slide presentasi dan peralatan teknis laiinnya sebaiknya siapin beberapa minggu sebelumnya biar gak buru-buru. Jangan sampai pas dikabari sidang malah lagi keluar kota, slide presentasi belum dibuat, baju belum disiapin.. Whoaa bener2 ngedadak, apalagi klo kamu tipikal orang yg gugupan, biasanya panik dulu sebelum kejadian dah
6.     Pakailah pakaian yg formal dan pakaian terbaik kita. Momen ini sekali seumur hidup lho (kan gak mau sidang ulang kan). Pakaian yg formal, rapih, dan sopan akan membuat kita percaya diri. Blazer, jas, pantofel, jam tangan, rambut disisir mlipis (cie cie) , klo yg cewek jangan pakai rok yg terlalu minim, gak bagus juga. Rapih lebih oke kok.
7.     Sediakan print-an slide yang udah kita buat, berikan di penguji sebelum memulai presentasi (efeknya bagus lho)
8.     Percaya diri lah, minta restu ortu, berdoa, maksimalkan ikhtiar
9.     Klo pas ditanya sama penguji, jangan buru2 dijawab, pikirkan dulu apa  maksud pertanyaan beliau
10.                        Klo salah, akui saja klo kita salah dan sampaikan akan direvisi
11.                        Pertahankan apa yg telah kita buat (skripsinya, selama ada yg mendasari dan tertulis di buku skripsi kita) ungkapkan argumen2 secara sopan dan tidak menggurui
12.                        Tenang, itu kuncinya. Klo kita tenang, kita akan nge-klik kok dengan suasana sidang. Akan ngeklik klo ditanya penguji, santai, rileks.
13.                        Jawablah pertanyaan ataupun argumen dari penguji sesuai yg sudah ada pada buku skripsi kita. Jangan keluar dari tema pembahasan, ntar malah dikejar/ditanya yg gak kita bahas, kan repoot
14.                        Pertanyaan akan muter2 di bab 1-selesai, lampiran, dll Cuma itu kok, mungkin ada pengetahuan yg kita lengkapi, tapi gak akan melenceng dari yg kita bahas, jadi gak usah takut, pahami saja isi nya.

Eh tau gak, pas dulu aku sidang skripsi , gak tau kenapa bawaannya seharian pingin ketawa dan senyum2 mulu.. apalagi masuk ke ruang sidang, kemudian presentasi, dan menjawab semua pertanyaan2 penguji, menyampaikan argumen2.. pokoknya bawaannya pingin senyum2 mulu.

TAU GAK KENAPA?
Karena, setelah kita sidang, dan keluar dari pintu sidang.. KITA SUDAH BUKAN MAHASISWA lagi.
Kebayang gak, perjuangan selama bertahun2 kuliah, hanya ditentukan oleh waktu sidang 1,5jam. Suka duka, bahagia, galau, marah, banyak tugas, dll semua akan berlalu hanya dalam waktu 1,5jam. Status mahasiswa akan berubah, kehidupan nyata baru dimulai, pintu gerbang kehidupan yg sebenarnya dibuka...
Rugi gak sih, klo kita akan gagal dari perjuangan yg ditempuh selama bertahun2 hanya karena grogi, nerveous,??
Nerveous gak dibayar, grogi juga gak dibayar, PD juga gak dibayar. Lebih mending mana?? Bedanya klo kita PD dan tenang sidangnya lancar dan gak sidang ulang.

Hayo milih mana??
Masih mau jadi orang yg nervous an? Banyak ruginya :-p
Klo aku sih milih PD, gmn dengan kamu? J

SEMANGAT  YA.!!
JALAN MASIH PANJANG, SIDANG SKRIPSI BELUM APA-APA NYA NGLAMAR KERJA.
SO... SEMANGAT J


Minggu, 14 Oktober 2012

Hanya Sebuah kisah saja




Hanya Sebuah kisah..
                 (ilustrasi saja)       
Sore itu..
Ada seorang mahasiswa datang ke tempat tukang potong rambut.
“Pak Potong rambut saya cepak yak” katanya kepada tukang potong rambut
“SIP, lagi acara apa, kok dipotong cepak” kata sang bapak sambil mringis
“Gak Pak, Cuma biar gampang disisir aja”
“OOOO...”

Tiba-tiba sang tukang potong rambut melanjutkan pembicaraan itu lebih dalam..
“Kenapa yak, Allah itu ada, tapi kok masih saja ada orang yang susah, masih ada orang yang jahat, miskin, masih ada orang yang gak beriman. Kenapa Allah gak nyiptakan semua manusia itu kaya semua, sehat semua, enak semua. Klo kayak gitu, saya gak percaya dah”
‘OOO gitu pak” mahasiswa melanjutkan pembicaraan nya
“Lha iya, klo Allah itu ada ya biar aja semua dibikin makmur, kan jadi gak ada yg jahat menjahati atau kriminal dimana2 karena kemiskinan” Lanjut tukang potong rambut
“OOO gitu Pak”

Percakapan semakin mantap karena sang Bapak semakin banyak cerita ngalor ngidul, sampai selesai mahasiswa tersebut dipotong rambutnya, dan membayarnya.
Setelah selesai, mahasiswa tersebut tanpa komentar apapun pamitan. Di depan tukang potong rambut ada pria setengah baya berpenampilan roker, berambut panjang dan gondrong.

“Pak” kata mahasiswa tersebut kepada tukang potong rambut
“Iya” jawab sang Pak potong rambut
“Saya gak percaya Pak, klo tukang potong rambut itu ada?”
“Lha kenapa? Kan barusan saya potong rambut kamu sampai cepak gitu kok” jawab sang Bapak
“Klo ada tukang potong rambut, kenapa masih ada abang ini, ya gondrong semacam ini dan rambutnya panjang gini” kata mahasiswa dengan ringan

Eng Ing Eng, tukang potong rambut hanya bengong.
*************THE END************

Eh, tahu gak?
Ya begitulah, Allah menciptakan kita semua beraneka ragam ada yg kaya, ada yg jahat, ada yg baik, ada yg sehat, ada yg sakit, ada yg sibuk, ada yg lapang, dan masih banyak kawan2 nya
Semua diciptakan agar kita berfikir dan mensyukuri segala apa yg dianugerahkan kepada kita.
Mensyukuri bukan berarti tidak ikhtiar,
Yg kaya bisa berbagi ke yg tidak mampu, orang yg jahat bisa jadi sarana bagi orang yg baik utk semakin sabar. Orang yg lapang bisa berbagi waktu bagi orang yg sibuk. Pokoknya semua itu ternyata saling melengkapi kalau kita bersyukur.

Wallahu ‘alam bisshowab
(di arrangement dari kajian DT kamis malam jumat, 12 Oktober 2012)



Senin, 01 Oktober 2012

Land Rover. hahaii Aku tertawa dan lepas



LAND ROVER

WOW!
Hari ini, pertama dalam seumur hidup, eke naik mobil land rover.
Sepulang kantor, klo pas eke gak ngajar, kita seperti biasa kejar2 an bus kampus, termasuk pagi juga seperti itu.
Sore ini ...beda, kawan..
Jendral Nova menawari eke ikut pulang bareng, kata eke:
“Pakai shuttle ya Pak? Oke deh eke ikut. “ sore itu pembicaraan di telpon
“Pakai land rover”

Yap. Tutup laptop, melaju pulaaanng, tak sabar ketemu sama si item memandanginya lalu menulis berlembar2 seperti dahulu kala.
Beberapa orang ikut berpartisipasi dalam mobil land rover. Di depan ada kang Panca selaku empunya mobil, di samping kang Panca ada Mister, beserta coca-cola di tangan nya, di belakang kang Panca ada Jendral Nova ditemani spion kanan yg sudah copot (hahaaii), di samping Jendral Nova ada Bu Nur. Kemudian eke dan mbak Aprilija di belakang sebagai spion kanan dan kiri (hahaii).
Mobil ini cukup tua jika diliat,
Ketika mau masuk ke mobil..
“Buzzzzzz. Debu yg menutupi jok buru2 kang Panca bersihkan”
“Putri2 mau naik, pikirku. Ckckckck” (sok GR . yaaah siapa lagi, orang Cuma betiga wanita kok, ya putri2, masa putra2, wkwk)
Biar gak macet2 amat, kang Panca mengambil jalan dari bundaran STT ke arah kiri, melewati depan SMA Dayeuh Kolot. Jalan memang berdebu tebal, dari siang sudah ada tanda2 mau ujan, sore hanya sedikit grimis, membuat debut tidak 100% ilang.
Perbincangan menjadi menarik diikuti tawa yg semakin menjadi, dimulai dengan Mister yg bercerita tentang sejarah mobil land rover, kemudian Jendral nova menimpali, dan mbak Aprilija menambahkan bumbu2 akhir nya semua:
“Ha ha ha ha a ha haha ahahahahaha”
Tawa menggema, seperti suara gema mobil ini.
“Suaranya lebih nyaring dari bibir (bis biru/bis kampus kami, begitu kami menyebutnya)”
“Awaas awas, mobil perang mau lewat” kata Jendral Nova, begitu tiba di pertigaan menuju jalan terusan buah batu
Kendaraan sangat padat, seperti biasa. Jalan strategis ini selalu macet, macet di mana2 apalagi perbaikan jalan sedang berlangsung, 1/3 jalan sudah jadi, kemudian 1/3 nya lagi setengah jadi, dan 1/3 jalan lain nya belum di beton, akhirnya macet total selalu saja di pagi/sore.

Mobil tidak melaju dengan kencang, mungkin karena ada wanita yg sering rewel
“Rem, rem, rem” hahahai

Spion kanan mobil copot, walhasil kita tidak bisa melaju dengan kencang seperti yg kuinginkan.
Woow rasanya lepas sekali tawa kami.
Ditambah jendral nova yg menjadi asisten kang panca untuk memegang spion yg copot. Agar bisa liat mobil yg dibelakangnya.
Ditambah lagi mbak aprilija yg berceloteh membuatku semakin...
“Haahahaahaaa,” hari ini aku ingin tertawa, lepas, begitulah yg kurasa saat itu
Aku perhatikan, berkali-kali kang panca melihat spion depan karena gak bisa liat kendaraan yg melaju di belakang, berkali2 itu pun jendral nova mencoba membantunya dengan memegang spion yg patah.
Kaca depan bertuliskan stiker “LandroverBandungCommunity” samping mobil betuliskan stiker macem2, ada pikiran rakyat, Indonesia,dll
“Mister, kapan nih kita jalan2, yaa ke mana gitu pake mobil ini lagi” kataku pada mister
“Ya ini, tinggal bilang sama supirnya” membuat yang di sebelahnya tertawa geli.
Ketika jalan meninggi dan berbelok baru terasa. Inilah sensasinya naik mobil land rover. Ketika ada polisi tidur, yang lebih sering kena efeknya adalah bagian belakang.
“Wakakaka. Seperti lompat2 aku ini, mister” kataku sambil tertawa geli disusul mbak aprilija..
Beda dengan naik bajai, beda dg naik ojek, beda juga dg naik truk..
Apalagi klo lagi ngebut, seperti lompat2 di atas mobil, kemudian kaca2 bunyi keras
“Preng preng”
“Waah, ini kayak KDRT neh” kataku tertawa geli
“Bukan KDRT Ji, tapi KDRM (kekerasan dalam mobil)” mister menimpali
Hahahah
Kaca2 semakin keras bunyi karena banyak polisi tidur di perumahan dekat sarijadi.

Akhirnya harus berpisah dan turun. Berharap suatu ketika dapat jalan2 lagi J