Selasa, 08 Januari 2013

"Slow food VS Fast food"



Slow Food VS Fast Food

Dengan senang hati saya menulis artikel ini, inti dari Slow food dan fast food ada di diskusi luar biasa di Rumah Perubahan Rhenald Kasali, Selasa 08 Januari 2013. “Dia seorang wanita yang memasarkan produk Indonesia dari petani-petani Indonesia ke pasar dunia: Eropa, Amerika, India dll.”
Makanan sekarang sangat sulit membedakannya yang asli atau yang ada bahan pengawet, kalau lidahnya (sensornya tidak dilatih dari kecil). Pembiasaan ini sangat penting, karena semakin maraknya makanan/jajalan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Jika dari kecil sudah dibiasakan makan-makanan sehat, klo makan yg tidak sehat seperti mengandung MSG, pengawet, warna yang tidak wajar “Pasti tidak mau memakannya”. Atau karena terpaksa, sudah tau tapi nekat , hehe.
Tentunya sahabat sering denger makanan fast food kan? Ini juga menjadi alternatif hangat dengan citranya yang serba cepat, efektif, efisien, praktis, instant, yang gampang dimakan dengan dalih gak ada waktu untuk masak sendiri, lebih oke makan di restoran berlabel ‘luar negri’ dan terpaksa makan makanan instant (berlagak terpaksa dan tidak berdaya padahal diulang  juga buktinya sekarang masih suka makan fast food? Tenaaang...Saya juga masih ikut dalam golongan ini, hihihi . berubah memang proses, oleh karena itu saya menulis artikel ini ).
Fast food? Jadi inget Amerika. Pernah kepikiran gak? Kita kan doyan makanan orang Amerika, ya contohnya burger, pizza, lah, kira-kira orang Amerika suka gak ya makanan kita contohnya sagon (dari kelapa, ketan, gula makanan khas Jawa klo lebaran), peyek (iwak peyek), lemper, tahu, (oalah gak saya sebutin semua ya, gak muat banyak banget). Kita aja sudah banyak makanan luar yang masuk, terus produk dalam negri pie?
Tenggelam? Mlempem?? OOH tidak!
 Ya setidaknya mereka Fast food, kita Slow food. Gitu? Namaya juga slow, artinya saja lambat. Lah trus gimana? ‘Lambat’ bersaing dengan yg ‘Cepat’?
TERNYATA.... Slow food itu...
Makanan yang “GOOD” CLEAN” “FAIR” CATET YA!
Good: Rasanya harus enak
Clean: Bersih
Fair: Hubungannya harus FAIR : sama2 menang
Bermain utk menang, orang yg bermain untuk menang harus bermain menang bareng2. Sama2 menang. Kalau Cuma menang karena lawan kita kalah, kita hanya menang satu kali, jika kita menang dan lawan menang, maka kita akan menang selama-lamanya. Produsen untung, konsumen juga sehat, kan sama-sama menang.
Di sinilah Slow Food mampu bersaing dengan Fast Food, buktinya produk Indonesia dari pelosok sudah mampu masuk pasar Eropa (acara rumah perubahan Rhenald Kasali 8 januari 2013 ). Sagon masuk ke Eropa, orang Eropa kan doyan nya pizza, burger, nah lho doyan juga sagon. Ini karena prinsip SLOW FOOD yang barusan dibahas.
Dalam prinsip Slow food, konsumen diberikan pendidikan mengenai produk, dikasih taster, komposisi makanannya jelas, kebanyakan makanan impor ingredients nya E64, E71 kita tidak akan tahu produk itu mengandung apa, entah minyak ekstrak babi, atau apa kita tidak tahu karena memakai kata-kata teknis yang asing bagi konsumen. Naah oleh karena itulah perlu adanya education untuk customer, memilih barang, membedakan yg asli dg yg tidak, bisa membedakan yg mengandung MSG/ tidak. Membiasakan TEST EDUCATION dari anak2 (kenalkan makanan yang alami jadi sudah bisa membedakan makanan yg alami/engga).
Pasar Slow food bisa tembus ke Eropa salah satunya:
1.       Harus ada marketing intelligent (mata-mata marketing). Relasi yag banyak dari berbagai negara tidak dibangun dalam waktu singkat, Bu Bintang tamu ini... hobby jalan-jalan, dari tahun 1993 sudah mulai jalan2 ke luar negri, dari jalan2 ke luar negri banyak teman, klo teman kan enak diajak ngobrol, nah mereka ditanya tentang produk2 di negara mereka apa yang kiranya disukai dan sedang jadi trend (jadi biaya survei kan murah, Cuma dari  ngobrol2 dapet info deh)
2.      Tidak malu menunjukkan indentitas ‘Kita orang Indonesia’ Bu bintang tamu.. memakai kerudung orang minang kemana2, waktu jalan2 ke berbagai negara, jadi orang kan tahu ‘ooh dari Indonesia, ciri khasnya kerudung minang, produknya sagon, membawa citra Indonesia produk yang sehat, enak, dan fair. Contohnya produk yang sudah masuk ke eropa adalah sagon. Mulanya Produknya dikenalkan, merubah pola pikir (yang lidah nya terbiasa makan pizza lama kelamaan bisa suka sagon ‘proses adopsi’), tapi syaratnya gunakan dengan standar produk mereka. PRODUKNYA INDONESIA TAPI STANDARNYA LUAR NEGRI
3.      Memasukkan edukasi produk, standar makanannya jelas di ingredients nya
4.      Nyambung dari marketing intelligent, amati perilaku konsumen, klo konsumen mampu dengan harga beli tinggi (mahal), jangan kasih harga murah. Karena ternyata hukum ‘Price quality perception’ persepsi hubungan harga dengan kualitas berlaku. “Made in Indonesia” apa kira2 persepsi orang luar dengan Indonesia? Negeri berkembang? Atau bahkan gak pernah denger , atau malah negeri miskin (image miskin, sejajar dengan harga murah, murah=murahan). Kalau STANDAR PASAR di luar PREMIUM, GEMPUR dengan PASAR PREMIUM.
5.      Membuat jembatan antara petani pelosok Indonesia dengan pasar Eropa ya dengan jalan2 tadi, membangun relasi. Petani dikasih harga yag sesuai agar sama-sama untung, pasar luar dikasih kualitas yang OKE.

-Slow food VS Fast food, 08 Januari 2013, materi pengembangan dari diskusi Rumah Perubahan Rhenald Kasali-

Minggu, 02 Desember 2012

TRIK SIDANG SKRIPSI




Trik sidang skripsi


Sebagai mahasiswa yang mau lulus, tentunya kita tidak lepas dari hal ini “SIDANG SKRIPSI” Betul?
Waah, sehari semalem, bahkan ketika nama sudah muncul di pengumuman untuk sidang skripsi, rasa makanan enak terasa hambar, tidur di kasur empuk terasa pegal, apalagi hari yang ditentukan telah tiba, mungkin jantung terasa berdebar-debar tidak jelas. Keringat dingin dimana-mana, kata yg sudah disusun buyar entah kemana. Wal hasil ketika presentasi skripsi yang keluar adalah “Ba Bi Bu Be Bo.... hmmm, aduuh” akhirnya “Mohon maaf, saya tidak tahu mengenai hal ini”
Syukur-syukur bisa ngomong, mungkin hanya berdiri kayak patung.
Sering ngalamin ini?? Ceck it out
Klo kita ngerjakan skripsi sendiri, bukan nyuruh orang utk ngerjakan, seharusnya kudu PD dan optimis, triknya cukup gampang:
1.     Pas hari H menjelang sidang skripsi, gak usah belajar, orang udah bisa kok. Kan kita yang buat skripsi. Jalan-jalan aja, dengerin musik, lakukan hobi, menyanyi, ketawa bareng teman-teman, nonton.
2.     Tentunya melakukan ini karena sudah paham, makanya pas bikin skripsi benar-benar dipahami isinya apa. Gak usah ngehafal, tapi paham apa yg kita tulis J
3.     H-1 klo aku sih lebih seneng matiin HP, hehehe. Tapi bilang dulu ke orang terdekat ya, biar gak nyariin. Ntar bahaya deh
4.     Matiin HP utk meminimalisasi komentar-komentar yg negatif bahwa penguji itu killer lhoo, dan bla bla bla... percaya deh, se killer penguji apapun, klo kita menguasai apa yg kita buat, dan berani mempertanggungjawabkanyya gak segitu juga kok.
5.     Slide presentasi dan peralatan teknis laiinnya sebaiknya siapin beberapa minggu sebelumnya biar gak buru-buru. Jangan sampai pas dikabari sidang malah lagi keluar kota, slide presentasi belum dibuat, baju belum disiapin.. Whoaa bener2 ngedadak, apalagi klo kamu tipikal orang yg gugupan, biasanya panik dulu sebelum kejadian dah
6.     Pakailah pakaian yg formal dan pakaian terbaik kita. Momen ini sekali seumur hidup lho (kan gak mau sidang ulang kan). Pakaian yg formal, rapih, dan sopan akan membuat kita percaya diri. Blazer, jas, pantofel, jam tangan, rambut disisir mlipis (cie cie) , klo yg cewek jangan pakai rok yg terlalu minim, gak bagus juga. Rapih lebih oke kok.
7.     Sediakan print-an slide yang udah kita buat, berikan di penguji sebelum memulai presentasi (efeknya bagus lho)
8.     Percaya diri lah, minta restu ortu, berdoa, maksimalkan ikhtiar
9.     Klo pas ditanya sama penguji, jangan buru2 dijawab, pikirkan dulu apa  maksud pertanyaan beliau
10.                        Klo salah, akui saja klo kita salah dan sampaikan akan direvisi
11.                        Pertahankan apa yg telah kita buat (skripsinya, selama ada yg mendasari dan tertulis di buku skripsi kita) ungkapkan argumen2 secara sopan dan tidak menggurui
12.                        Tenang, itu kuncinya. Klo kita tenang, kita akan nge-klik kok dengan suasana sidang. Akan ngeklik klo ditanya penguji, santai, rileks.
13.                        Jawablah pertanyaan ataupun argumen dari penguji sesuai yg sudah ada pada buku skripsi kita. Jangan keluar dari tema pembahasan, ntar malah dikejar/ditanya yg gak kita bahas, kan repoot
14.                        Pertanyaan akan muter2 di bab 1-selesai, lampiran, dll Cuma itu kok, mungkin ada pengetahuan yg kita lengkapi, tapi gak akan melenceng dari yg kita bahas, jadi gak usah takut, pahami saja isi nya.

Eh tau gak, pas dulu aku sidang skripsi , gak tau kenapa bawaannya seharian pingin ketawa dan senyum2 mulu.. apalagi masuk ke ruang sidang, kemudian presentasi, dan menjawab semua pertanyaan2 penguji, menyampaikan argumen2.. pokoknya bawaannya pingin senyum2 mulu.

TAU GAK KENAPA?
Karena, setelah kita sidang, dan keluar dari pintu sidang.. KITA SUDAH BUKAN MAHASISWA lagi.
Kebayang gak, perjuangan selama bertahun2 kuliah, hanya ditentukan oleh waktu sidang 1,5jam. Suka duka, bahagia, galau, marah, banyak tugas, dll semua akan berlalu hanya dalam waktu 1,5jam. Status mahasiswa akan berubah, kehidupan nyata baru dimulai, pintu gerbang kehidupan yg sebenarnya dibuka...
Rugi gak sih, klo kita akan gagal dari perjuangan yg ditempuh selama bertahun2 hanya karena grogi, nerveous,??
Nerveous gak dibayar, grogi juga gak dibayar, PD juga gak dibayar. Lebih mending mana?? Bedanya klo kita PD dan tenang sidangnya lancar dan gak sidang ulang.

Hayo milih mana??
Masih mau jadi orang yg nervous an? Banyak ruginya :-p
Klo aku sih milih PD, gmn dengan kamu? J

SEMANGAT  YA.!!
JALAN MASIH PANJANG, SIDANG SKRIPSI BELUM APA-APA NYA NGLAMAR KERJA.
SO... SEMANGAT J


Minggu, 14 Oktober 2012

Hanya Sebuah kisah saja




Hanya Sebuah kisah..
                 (ilustrasi saja)       
Sore itu..
Ada seorang mahasiswa datang ke tempat tukang potong rambut.
“Pak Potong rambut saya cepak yak” katanya kepada tukang potong rambut
“SIP, lagi acara apa, kok dipotong cepak” kata sang bapak sambil mringis
“Gak Pak, Cuma biar gampang disisir aja”
“OOOO...”

Tiba-tiba sang tukang potong rambut melanjutkan pembicaraan itu lebih dalam..
“Kenapa yak, Allah itu ada, tapi kok masih saja ada orang yang susah, masih ada orang yang jahat, miskin, masih ada orang yang gak beriman. Kenapa Allah gak nyiptakan semua manusia itu kaya semua, sehat semua, enak semua. Klo kayak gitu, saya gak percaya dah”
‘OOO gitu pak” mahasiswa melanjutkan pembicaraan nya
“Lha iya, klo Allah itu ada ya biar aja semua dibikin makmur, kan jadi gak ada yg jahat menjahati atau kriminal dimana2 karena kemiskinan” Lanjut tukang potong rambut
“OOO gitu Pak”

Percakapan semakin mantap karena sang Bapak semakin banyak cerita ngalor ngidul, sampai selesai mahasiswa tersebut dipotong rambutnya, dan membayarnya.
Setelah selesai, mahasiswa tersebut tanpa komentar apapun pamitan. Di depan tukang potong rambut ada pria setengah baya berpenampilan roker, berambut panjang dan gondrong.

“Pak” kata mahasiswa tersebut kepada tukang potong rambut
“Iya” jawab sang Pak potong rambut
“Saya gak percaya Pak, klo tukang potong rambut itu ada?”
“Lha kenapa? Kan barusan saya potong rambut kamu sampai cepak gitu kok” jawab sang Bapak
“Klo ada tukang potong rambut, kenapa masih ada abang ini, ya gondrong semacam ini dan rambutnya panjang gini” kata mahasiswa dengan ringan

Eng Ing Eng, tukang potong rambut hanya bengong.
*************THE END************

Eh, tahu gak?
Ya begitulah, Allah menciptakan kita semua beraneka ragam ada yg kaya, ada yg jahat, ada yg baik, ada yg sehat, ada yg sakit, ada yg sibuk, ada yg lapang, dan masih banyak kawan2 nya
Semua diciptakan agar kita berfikir dan mensyukuri segala apa yg dianugerahkan kepada kita.
Mensyukuri bukan berarti tidak ikhtiar,
Yg kaya bisa berbagi ke yg tidak mampu, orang yg jahat bisa jadi sarana bagi orang yg baik utk semakin sabar. Orang yg lapang bisa berbagi waktu bagi orang yg sibuk. Pokoknya semua itu ternyata saling melengkapi kalau kita bersyukur.

Wallahu ‘alam bisshowab
(di arrangement dari kajian DT kamis malam jumat, 12 Oktober 2012)



Senin, 01 Oktober 2012

Land Rover. hahaii Aku tertawa dan lepas



LAND ROVER

WOW!
Hari ini, pertama dalam seumur hidup, eke naik mobil land rover.
Sepulang kantor, klo pas eke gak ngajar, kita seperti biasa kejar2 an bus kampus, termasuk pagi juga seperti itu.
Sore ini ...beda, kawan..
Jendral Nova menawari eke ikut pulang bareng, kata eke:
“Pakai shuttle ya Pak? Oke deh eke ikut. “ sore itu pembicaraan di telpon
“Pakai land rover”

Yap. Tutup laptop, melaju pulaaanng, tak sabar ketemu sama si item memandanginya lalu menulis berlembar2 seperti dahulu kala.
Beberapa orang ikut berpartisipasi dalam mobil land rover. Di depan ada kang Panca selaku empunya mobil, di samping kang Panca ada Mister, beserta coca-cola di tangan nya, di belakang kang Panca ada Jendral Nova ditemani spion kanan yg sudah copot (hahaaii), di samping Jendral Nova ada Bu Nur. Kemudian eke dan mbak Aprilija di belakang sebagai spion kanan dan kiri (hahaii).
Mobil ini cukup tua jika diliat,
Ketika mau masuk ke mobil..
“Buzzzzzz. Debu yg menutupi jok buru2 kang Panca bersihkan”
“Putri2 mau naik, pikirku. Ckckckck” (sok GR . yaaah siapa lagi, orang Cuma betiga wanita kok, ya putri2, masa putra2, wkwk)
Biar gak macet2 amat, kang Panca mengambil jalan dari bundaran STT ke arah kiri, melewati depan SMA Dayeuh Kolot. Jalan memang berdebu tebal, dari siang sudah ada tanda2 mau ujan, sore hanya sedikit grimis, membuat debut tidak 100% ilang.
Perbincangan menjadi menarik diikuti tawa yg semakin menjadi, dimulai dengan Mister yg bercerita tentang sejarah mobil land rover, kemudian Jendral nova menimpali, dan mbak Aprilija menambahkan bumbu2 akhir nya semua:
“Ha ha ha ha a ha haha ahahahahaha”
Tawa menggema, seperti suara gema mobil ini.
“Suaranya lebih nyaring dari bibir (bis biru/bis kampus kami, begitu kami menyebutnya)”
“Awaas awas, mobil perang mau lewat” kata Jendral Nova, begitu tiba di pertigaan menuju jalan terusan buah batu
Kendaraan sangat padat, seperti biasa. Jalan strategis ini selalu macet, macet di mana2 apalagi perbaikan jalan sedang berlangsung, 1/3 jalan sudah jadi, kemudian 1/3 nya lagi setengah jadi, dan 1/3 jalan lain nya belum di beton, akhirnya macet total selalu saja di pagi/sore.

Mobil tidak melaju dengan kencang, mungkin karena ada wanita yg sering rewel
“Rem, rem, rem” hahahai

Spion kanan mobil copot, walhasil kita tidak bisa melaju dengan kencang seperti yg kuinginkan.
Woow rasanya lepas sekali tawa kami.
Ditambah jendral nova yg menjadi asisten kang panca untuk memegang spion yg copot. Agar bisa liat mobil yg dibelakangnya.
Ditambah lagi mbak aprilija yg berceloteh membuatku semakin...
“Haahahaahaaa,” hari ini aku ingin tertawa, lepas, begitulah yg kurasa saat itu
Aku perhatikan, berkali-kali kang panca melihat spion depan karena gak bisa liat kendaraan yg melaju di belakang, berkali2 itu pun jendral nova mencoba membantunya dengan memegang spion yg patah.
Kaca depan bertuliskan stiker “LandroverBandungCommunity” samping mobil betuliskan stiker macem2, ada pikiran rakyat, Indonesia,dll
“Mister, kapan nih kita jalan2, yaa ke mana gitu pake mobil ini lagi” kataku pada mister
“Ya ini, tinggal bilang sama supirnya” membuat yang di sebelahnya tertawa geli.
Ketika jalan meninggi dan berbelok baru terasa. Inilah sensasinya naik mobil land rover. Ketika ada polisi tidur, yang lebih sering kena efeknya adalah bagian belakang.
“Wakakaka. Seperti lompat2 aku ini, mister” kataku sambil tertawa geli disusul mbak aprilija..
Beda dengan naik bajai, beda dg naik ojek, beda juga dg naik truk..
Apalagi klo lagi ngebut, seperti lompat2 di atas mobil, kemudian kaca2 bunyi keras
“Preng preng”
“Waah, ini kayak KDRT neh” kataku tertawa geli
“Bukan KDRT Ji, tapi KDRM (kekerasan dalam mobil)” mister menimpali
Hahahah
Kaca2 semakin keras bunyi karena banyak polisi tidur di perumahan dekat sarijadi.

Akhirnya harus berpisah dan turun. Berharap suatu ketika dapat jalan2 lagi J

Minggu, 30 September 2012

NG-BLANK? KONSLET? Wooww, ANTISIPASI.







NG-BLANK?
KONSLET?
Wooww, ANTISIPASI.

Pernah ngalamin ini gak?
Tiba2 gak konek, lupa naruh memori di sebelah mana. Di kanan , kiri, atau tengah, bahkan di luar kepala sampai gak nyambung2, nyarinya susah. Dan akhirnya gak konek seharian, WOW PARAH.
Apalagi ditanya sama anak kecil, tiba2 ng-blank dan speechless gak bisa ngomong bahkan nge-hank. Ngutip dari kata temen saya “Harga diri bisa turun Gopek, hahai”
Klo komputer ng-riset berkali2 tapi kagak nyala. Naah lho, bingung pan?
Si Gue ngalamin dunkz, dan ternyata setelah berdiam sejenak memikirkannya, ANDA PERLU WASPADAI INI:
1.     Banyak kerjaan yg menyita pikiran dan tenaga, tidak ter-manage dg baik. Akhirnya pas lagi ngerjain ini, mikirin itu, pas lagi ngerjain itu mikirin eta,
2.    Kurang tidur
Mengutip dari www.kompas.com mengenai akibat kurang tidur antara lain:
-Kecelakaan,
-Konsentrasi menurun
Tidur yang baik memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar. Kurang tidur dapat memengaruhi banyak hal. Pertama, mengganggu kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Hal ini membuat belajar menjadi sulit dan tidak efisien. Kedua, siklus tidur pada malam hari berperan dalam "menguatkan" memori dalam pikiran. Jika tidak cukup tidur, maka Anda tidak akan mampu mengingat apa yang Anda pelajari dan alami selama seharian
-Pelupa
 Pada tahun 2009, peneliti dari Amerika dan Perancis menemukan bahwa peristiwa otak yang disebut sharp wave ripples bertanggung jawab menguatkan memori pada otak. Peristiwa ini juga mentransfer informasi dari hipokampus ke neokorteks di otak, tempat kenangan jangka panjang disimpan. Sharp wave ripples kebanyakan terjadi pada saat tidur.
3.    Kurang seger
Muka kusam, tidak bersemangat. WOW PARAH.
4.    Kurang spare part, lapar
WOW, ini penting. Gizi yg cukup dan energi mempengaruhi konsentrasi. Dikutip dari www.cumicumi.com kekurangan tidur dapat menyebabkan sulit konsentrasi, marah2, dll.
Tubuh juga butuh spare part lho. Mau tau kenapa?

Crita dikit ye,
Beberapa hari yang lalu Si Gueh service laptop. Loe tau gak kenape?
Cuma sepele, loeh tauh konektor? Itu lho.. pas loeh nge-cash laptop kan masukin charger ke laptop, trus ada semacam kawat kecil gitu yg masuk ke lubang charger
Naaah, kawat kecil ini lah patah, ukuran nya cukup kecil,sekitar 2cm dan diameternya hanya beberapa milimeter. Cuma gara2 ini Si Gueh kudu ganti main board! Dan Loeh tauh harganya berapa? 1-2jute (mending beli baru gak seh?), Cuma gara2 kawat kecil ini? notben kawat ini nempel di main board, jadi harus ganti semua dah.
Walhasil, nyari spare part kanibal, dan memang lebih murah.

Memang semua mengandung hikmah. Bahwa sesuatu yg kecil belum tentu berimbas kecil. Hal besar dimulai dari hal-hal kecil, yaitu kebiasaan. Kebiasaan yg teratur , bersahabat, dan yg termanage dg baik.

Tips and trik:
1.     Melakukan sesuatu yg begitu banyak memang perlu. Otak kita juga luar biasa dlm menyimpan memori. Di sini berlaku HUKUM PRIORITAS (Mana yg lebih penting dahulukan, yg lain ngikuti)
2.    Tidur yg cukup dan berkualitas. Banyak bukan berarti berkualitas. Banyak buku2 membahas tentang ini. Silahkan loeh nyari di gramed
3.    Waktu untuk diri sendiri itu penting, rileks, santai, tenang.
4.    Sarapan, makan dan giji yg cukup itu penting.

SO masih mau ngalamin? Klo Si Gueh mah kagak.
Kemon manage waktu kita baik2, loeh kagak idup dua kali, setiap orang punya waktu 24 jam dg aktivitas yg luar biasa. Tapi lho KUDU BIKIN PRIORITAS.



Sabtu, 15 September 2012

Jimpitan



Jimpitan

Kawan,. Apa kalian kenal dengan hal ini? Hal ini mengingatkanku pada kejadian 17 tahun silam ketika aku kelas 3 SD....
(saya langsung terjemahkan saja memakai bahasa indonesia saja yaa,. Karena kejadian ini ada di kebumen, kota kelahiranku)

“Wiitt,.. ngaji,. Sudah maghrib!” Seru nenekku,. Usia nya tak lagi muda,. Tapi semangatnya membara2,. Beliaulah yang merawatku sejak kecil karena kedua orang tuaku mempunyai warung makan di kota.
Setiap sore, begitulah kewajiban nenekku untuk ngingetin aku ngaji. Karena mushola deket dengan rumah, hampir tidak pernah absen utk ngaji dan jamaah bersama teman2 ku kala itu, rame.. anak2 kecil, orang dewasa, orang tua, dan semua umur kumpul di mushola ini.
Setelah shalat maghrib, kami ngaji, baru setelah isya pulang ke rumah utk belajar. Dan di mushola dilanjut sama yg sudah tua2 untuk ngaji, biasanya sampai jam 8an malam. Jadi gak pernah lat , suasanane hangat.

Sebelum ngaji, jadwal rutinku tiap sore adalah menaruh jimpitan di samping pintu rumah yang tergantung di paku kecil.
Tidak cukup banyak, hanya beberapa sendok beras yang ditaruh dikotak/tempat kecil/kadang botol kecap plastik yang dibagi dua, sisi yang masih ada alas itulah yang digunakan sebagai tempat jimpitan. Kemudian sisi kedua botol kecap ini diberi tali, sebelumnya dilubangi dulu, biasanya pake korek api, agar plastik botol kecap (ujungnya) berlubang dikit, baru diikatkan tali diantara kedua dengan membagi seimbang. Agar tidak gonclang (gonclang itu dalam bahasa indonesia nya ya seimbang lah, pokoke gak berat sebelah, sama beratnya).

Nantinya jimpitan ini akan diambil pada malam hari ketika bapak2 di desa kena jadwal ngeronda. Sekitar jam 2 pagi lah, bpk2 ronda berkeliling kampung sambil nabuh (mukul) kenthong (semacam bambu yang salah satu sisinya dilubangi, agar pas dipukul bunyi, jika dipukul 2 kali, berarti jam 2 pagi). Kanthong sambil dipukul2 keliling kampung, tujuannya biar hangat, gak ada maling, dan aman. Yang jadwalnya tahajud jadi merasa ada teman, untuk mengambil air wudhu di sumur.
Nantinya beras jimpitan ini akan dikumpulkan di balai desa, kalau sudah terkumpul banyak digunakan utk kemakmuran desa. Begitu tiap harinya, jimpitan selalu ada di tiap rumah.

Suasana pagi pukul 2 sampai subuh, sangat rame di kampungku, ketika itu.
Setelah bpk2 selesai ronda sekitar pukul 4 pagi, mushola deket rumahku pada ngaji, anak2 kecil pada berlarian ke mushola dituntun kedua orang tuanya,
Kami berwudu di sumur mushola, kemudian jamaah subuh bersama, sampai bada’ subuh dan kajian pagi, aku dan teman2 menyempatkan jalan2 dulu kemudian pulang dan bersiap2 sekulah.

17 tahun kemudian..
Aku pulang ke kampung tempatku dibesarkan, sudah banyak pembangunan. Jalan sudah semakin bagus, rumah2 pun sudah pada dibangun lebih bagus.
Teman2 kecilku pun sudah berubah, rata2 sudah menggendong 1 anak, dan memanggilku “Bibi” hihhi
Satu hal yg kuingat, ketika aku masuk pintu rumah uwa..
“Jimpitaan. Mana Jimpitan?”

Semoga budaya jimpitan masih tetap ada, jimpitan bukan hanya sekedar jimpitan.
Jimpitan itu, mempunyai makna yang hangat.

Rabu, 11 Juli 2012

ANDA MAHASISWA? JANGAN BACA!






Berapa kali ANDA menyontek?
ANDA MAHASISWA??

BACA ARTIKEL ini!

Hey, ketemu lagi di tulisanku. Sorry, rada ekstrim kata2nya, tapi itulah kenyataannya.
ANDA mahasiswa ? saya tidak men-judge semua melakukannya,

Saya tulis artikel ini, karena saya bukan salah satunya dan saya prihatin dengan yg menjadi salah satunya.
ANDA LOLOS nyontek, tapi apakah ANDA lolos menjadi seorang mahasiswa?
TIDAK!! (tanda serunya double)

Mahasiswa bukanlah sembarang julukan, tidak semudah yg ANDA bayangkan. Nilai bagus gimanapun caranya, nangis2 depan dosen ingin dapet nilai BAGUS, dan entahlah apapun itu, bikin contekan, bilang tidak nyontek tapi nyontek, lirik kanan kiri pada saat ujian, dan ENTAH LAH masih banyak lagi.
SATU HAL, saya tulis artikel ini, karena saya bukanlah salah satunya. Dan SAYA PEDULI pada ANDA.
Oke, nilai ANDA BAGUS,  karena nyontek. Tapi ANDA berbohong pada kedua orang tua ANDA. Yg lebih serem lagi, ANDA berbohong pada diri sendiri. Diri sendiri yg membohongi diri sendiri., bukankah itu TRAGIS?
ANDA sering kesal pada teman atau sahabat terdekat ANDA karena berbohong, tapi kenapa ANDA tidak kesal pada diri ANDA yg bohong terhadap diri sendiri? ITU LEBIH TRAGIS.

Sarjana jadi2 an, lulusnya pun jadi2 an,
Buat apa sering berdebat mengenai korupsi para pejabat pemerintah, bukankah penyontek juga korupsi? ANDA TAHU, ANDA SADAR, TAPI ANDA TIDAK PEKA.

ANDA. ANDA. Dan ANDA..
Sebenarnya punya potensi khusus, sadarlah bukan hanya nilai yg nantinya ANDA andalkan pada saat ANDA lulus.
JUJUR itu modal awal ANDA sebagai seorang sarjana, JUJUR membuat ANDA PD, membuat tenang, kecemasan terobati, bukankah indah?
Bayangkan , setelah lulus ANDA mau jadi apa? Karena pada saat prosesnya ANDA tidak menikmati?
Belum bisa bukan berarti TIDAK BISA! Ikhtiarnya yang kurang, doa nya yg kurang kenceng, Nongkrong nya yg kebanyakan, belajarnya jadi lupa. Kadang malah bukan lupa, tapi melupakan.
ANDA mau tahu kenapa saya tulis artikel ini?
Karena di belakang ANDA, ada yg menunggu ANDA, yaitu orang tua. Berapa banyak lagi orang tua mengeluarkan budget  demi ANDA yg pemalas, membayar SPP berkali2 karena belum lulus, mau hitung2 an?

ASUMSI
SPP Rp. 5.000.000,- /semester
Biaya Hidup Rp. 1.500.000,-/bulan

ANDA kuliah pas banget ga molor (1 semester):
SPP                                                     :Rp. 5.000.000,-
Biaya Hidup@Rp.1.500.000,-            :Rp.9.000.000,-
Total 1 semester                                 :Rp.14.000.000,-
TOTAL 8 semester                           :Rp.112.000.000,-  (WOWWW, pernah ngitung ini sebelumnya?)

GAK PERCAYA?? Print out rekening ANDA  , berapa jumlah kedua orang tua ANDA mengirimkan uang sampai detik ini ANDA belum lulus.?

KASIAN kawan, TRAGIS..
Sosok yg menjadi tumpuan kita itu, ketika ANDA liat matanya, sorotnya sudah berbeda, keduanya tidaklah muda, semakin hari semakin renta.
ANDA lah harta keduanya yg tak ternilai. APA ANDA berfikir kesana?
“YA!!” TAPI ANDA TIDAK PEKA.

Berapa jam dalam sehari kedua nya memikirkan ANDA?
“Setiap saat”.
Bahkan rela mengorbankan apa yg jadi keinginannya demi ANDA. Mungkin bisa haji dengan nominal sekian, ANDA BERPIKIR kesana?

SEKALI LAGI, saya tulis artikel ini karena saya bukan salah satunya, karena SAYA PEDULI pada ANDA.
Bukan salah satunya bukan berarti tidak pernah salah. Saya pun pernah salah, bahkan banyak sekali keputusan bodoh yg saya ambil dan saya ambil risiko dan bertanggung jawab.
PERNAH SALAH? Itu masa lalu, yg terpenting, TEKADKAN DALAM DIRI ANDA!
BERUBAH SAAT INI!

JADILAH MAHASISWA JUJUR! BERBUDI dan berbakti kepada kedua orang tua, guru2 ANDA.
TIDAK SEMUA orang bisa menjadi mahasiswa. TAPI ANDA adalah orang yg terpilih menjadi SALAH SATUNYA.

SAAT INI,
Ketika kedua orang tua ANDA masih ada,
Ataupun kedua orang tua ANDA yg masih ada, tapi ANDA TIDAK ADA.

MAU MENUNGGU?
SAYA TIDAK! Gimana dengan ANDA?

MAU jadi pecundang?
Dunia ini bukan tempat para pecundang. DUNIA ini tempatnya para PEJUANG.
Let’s  DO IT, NOW.
Sucess for all