Rabu, 11 Juli 2012

ANDA MAHASISWA? JANGAN BACA!






Berapa kali ANDA menyontek?
ANDA MAHASISWA??

BACA ARTIKEL ini!

Hey, ketemu lagi di tulisanku. Sorry, rada ekstrim kata2nya, tapi itulah kenyataannya.
ANDA mahasiswa ? saya tidak men-judge semua melakukannya,

Saya tulis artikel ini, karena saya bukan salah satunya dan saya prihatin dengan yg menjadi salah satunya.
ANDA LOLOS nyontek, tapi apakah ANDA lolos menjadi seorang mahasiswa?
TIDAK!! (tanda serunya double)

Mahasiswa bukanlah sembarang julukan, tidak semudah yg ANDA bayangkan. Nilai bagus gimanapun caranya, nangis2 depan dosen ingin dapet nilai BAGUS, dan entahlah apapun itu, bikin contekan, bilang tidak nyontek tapi nyontek, lirik kanan kiri pada saat ujian, dan ENTAH LAH masih banyak lagi.
SATU HAL, saya tulis artikel ini, karena saya bukanlah salah satunya. Dan SAYA PEDULI pada ANDA.
Oke, nilai ANDA BAGUS,  karena nyontek. Tapi ANDA berbohong pada kedua orang tua ANDA. Yg lebih serem lagi, ANDA berbohong pada diri sendiri. Diri sendiri yg membohongi diri sendiri., bukankah itu TRAGIS?
ANDA sering kesal pada teman atau sahabat terdekat ANDA karena berbohong, tapi kenapa ANDA tidak kesal pada diri ANDA yg bohong terhadap diri sendiri? ITU LEBIH TRAGIS.

Sarjana jadi2 an, lulusnya pun jadi2 an,
Buat apa sering berdebat mengenai korupsi para pejabat pemerintah, bukankah penyontek juga korupsi? ANDA TAHU, ANDA SADAR, TAPI ANDA TIDAK PEKA.

ANDA. ANDA. Dan ANDA..
Sebenarnya punya potensi khusus, sadarlah bukan hanya nilai yg nantinya ANDA andalkan pada saat ANDA lulus.
JUJUR itu modal awal ANDA sebagai seorang sarjana, JUJUR membuat ANDA PD, membuat tenang, kecemasan terobati, bukankah indah?
Bayangkan , setelah lulus ANDA mau jadi apa? Karena pada saat prosesnya ANDA tidak menikmati?
Belum bisa bukan berarti TIDAK BISA! Ikhtiarnya yang kurang, doa nya yg kurang kenceng, Nongkrong nya yg kebanyakan, belajarnya jadi lupa. Kadang malah bukan lupa, tapi melupakan.
ANDA mau tahu kenapa saya tulis artikel ini?
Karena di belakang ANDA, ada yg menunggu ANDA, yaitu orang tua. Berapa banyak lagi orang tua mengeluarkan budget  demi ANDA yg pemalas, membayar SPP berkali2 karena belum lulus, mau hitung2 an?

ASUMSI
SPP Rp. 5.000.000,- /semester
Biaya Hidup Rp. 1.500.000,-/bulan

ANDA kuliah pas banget ga molor (1 semester):
SPP                                                     :Rp. 5.000.000,-
Biaya Hidup@Rp.1.500.000,-            :Rp.9.000.000,-
Total 1 semester                                 :Rp.14.000.000,-
TOTAL 8 semester                           :Rp.112.000.000,-  (WOWWW, pernah ngitung ini sebelumnya?)

GAK PERCAYA?? Print out rekening ANDA  , berapa jumlah kedua orang tua ANDA mengirimkan uang sampai detik ini ANDA belum lulus.?

KASIAN kawan, TRAGIS..
Sosok yg menjadi tumpuan kita itu, ketika ANDA liat matanya, sorotnya sudah berbeda, keduanya tidaklah muda, semakin hari semakin renta.
ANDA lah harta keduanya yg tak ternilai. APA ANDA berfikir kesana?
“YA!!” TAPI ANDA TIDAK PEKA.

Berapa jam dalam sehari kedua nya memikirkan ANDA?
“Setiap saat”.
Bahkan rela mengorbankan apa yg jadi keinginannya demi ANDA. Mungkin bisa haji dengan nominal sekian, ANDA BERPIKIR kesana?

SEKALI LAGI, saya tulis artikel ini karena saya bukan salah satunya, karena SAYA PEDULI pada ANDA.
Bukan salah satunya bukan berarti tidak pernah salah. Saya pun pernah salah, bahkan banyak sekali keputusan bodoh yg saya ambil dan saya ambil risiko dan bertanggung jawab.
PERNAH SALAH? Itu masa lalu, yg terpenting, TEKADKAN DALAM DIRI ANDA!
BERUBAH SAAT INI!

JADILAH MAHASISWA JUJUR! BERBUDI dan berbakti kepada kedua orang tua, guru2 ANDA.
TIDAK SEMUA orang bisa menjadi mahasiswa. TAPI ANDA adalah orang yg terpilih menjadi SALAH SATUNYA.

SAAT INI,
Ketika kedua orang tua ANDA masih ada,
Ataupun kedua orang tua ANDA yg masih ada, tapi ANDA TIDAK ADA.

MAU MENUNGGU?
SAYA TIDAK! Gimana dengan ANDA?

MAU jadi pecundang?
Dunia ini bukan tempat para pecundang. DUNIA ini tempatnya para PEJUANG.
Let’s  DO IT, NOW.
Sucess for all



Senin, 09 Juli 2012

STYLE



Style

Akhirnya bisa nonton TV setelah hampir 6 tahun awam dengan TV. Tak begitu banyak acara TV yang kusuka, selain berita, cerita2 yg mengocok perut, dan beberapa reality show penggugah hati.
Malam itu, aku suntuk. Ngajar malam mulai libur karena anak2 udah beres UAS, paling tenggo (Teng Langsung GO) sebutan bagi karyawan yg langsung pulang setelah jam kerja selesai J
Rasanya bingung mau ngerjakan apa, nulis belum keluar ide2 karena akhir2 ini kayaknya males mulai dateng, oke lah aku nikmati males ini, asal jangan keterusen.
Akhirnya bercengkerama dengan TV, acara drama asia ANTV 21.30 WIB , tadinya kupikir biasa karena aktornya sudah cukup usia jadi kupikir kurang menarik (hehehe, maap).
Berawal dari penasaran,.
“Film apaan sih, aktornya udah tua2 gak menarik” bisikku, yang membuat ku penasaran, apa sih sebenernya pesan yg disampaikan film ini.
Pemain nya sudah lumayan berumur, kayaknya sii ada sesuatu yg beda. Harusnya gitu, klo gak ada yg beda ngapain ditayangin di TV.

Ya!!   Style ,
Kurang lebih critanya seperti ini (aku gak nonton dari awal lho, ini yg aku tangkep dan ku amati dari sudut pandangku). Sorry, nama aktor2 nya lupa, rada sulit dicerma pake bahasa kite :-p
Menceritakan seorang wanita sebagai salah satu pimpinan majalah NGETOP kala itu “STYLE”. Wanita setengah baya ini, yg kuamati sekitar usia 30 an lah, memang super wonder woman, seorang wanita sukses, tegas, cantik, pandai memanage, punya brand yg bagus sebagai seorang model, kecekatan dan ketepatannya dalam mengatur dan mengambil keputusan di perusahaan yg ia pimpin (Style).
(aku pernah ngobrol dengan salah satu dosenku, bahwa indikasi seorang yang benar2 pemimpin adalah berapa banyak keputusan yg dia ambil dalam setahun).
Kupikir wonder woman ini salah satu pemimpin yg berhasil dalam style, pengaruhnya besar, cerdas.
“Seperti dalam buku Jhon C. Maxwell disebutkan bahwa salah satu hukum kepemimpinan adalah pengaruh, karakter ini melekat sekali dengan sosok Nona Park (sebut saja namanya Park, sorry namanya susah , dan itu yg kuingat)”

Pelaku ke 2 seorang wanita muda, yg kupikir usianya di bawah wonder woman tersebut, bekerja sebagai salah satu tim nya. Sebut saja posisi/ jabatannya berada di bawah wonder woman tersebut. Usia yang lebih muda membuatnya tampak lebih charming, belum terlihat matang dan belum sedewasa Nona Park. Karakternya yg lembut, perhatian, manja, lebih ditonjolkan mampu mengurus rumah (dengan masak dll) mungkin lebih banyak dikagumi pria. Yaah sebut saja namanya Su JU (Maap lupa lagi namanya )

Pelaku yg ke 3 adalah seorang pria mapan, berasal dari keluarga terpandang , riwayat keluarga pebisnis ulung yg sukses, arogan, jaimer sejati, merangkap sebagi koki handal. Telah pernah menjalin kisah cinta dengan wonder woman tersebut beberapa waktu silam. Sebut saja namanya Tan (maap, lupa lagi namanya, rada repot diingat).

Nona Park dan Tan keduanya pernah menjalin asmara, entah karena kuduanya keras kepala, gk pernah ketemu satu jalur. Park yang berfikir bahwa dia adalah wanita yg hebat, jadi buat apa minta bantuan dengan orang seperti Tan, yg dianggapnya serius gak serius. Hingga,..
Masalah timbul, keuangan STYLE sangat sekarat, sebagai majalah yg besar dan ternama, tentu hal ini menjadi pukulan bagi Park, yg berobsesi menjadikan STYLE majalah di semua era. Yang ternyata, orang tua Tan, ibunya sendiri pada masa yg lalu juga mempunyai obsesi yg sama seperti Park yaitu menjadikan style tetap tegar seiring dengan masa yg ada.
Masalah pribadi dan pekerjaan menjadi hal yg melanda, saham dari beberapa stakeholder  dicabut, iklan dll mulai menurun drastis. Di sinilah posisi Tan menggantikan presiden direktur sebelumnya, waah tambah kacau, kedua orang yg sama2 keras kepala berada di posisi yg sama.
Tan sebagai presdir, dan Park sebagai pimpinan Style. Pengendali sepenuhnya oleh Tan, gak tahu jalan pikirannya gimana, Park yg saat itu gak ngerti dengan jalan pikiran Tan pada saat kondisi Style sekarat.

Beberapa waktu sebelumnya, sosok Su Jun datang menghiasi STYLE, sosok wanita yg anggun dan lembut menghiasi hari2 STYLE, bersamaan dengan waktu tersebut, Su Jun juga mengenal Tan dan menaruh hati padanya, hal ini tidak dapat dipungkiri oleh Tan bahwa hal yg sama juga terjadi. Sebagai pengobat kegundahan pekerjaan dan kesepian Tan, Su Ju lah pengobatnya.

Semestinya wanita itu adalah Park, tapi entah mengapa, Tan akhirnya menjalin kedekatan dengan Su Ju.
Disini pemain tritagonis ada lagi lho, seorang pria perhatian, lebih bisa merasakan apa yg dirasakan wanita hadir, fotografer ternama lulusan London bergabung dengan Style, yg pada waktu silam juga pernah dekat dengan Park, yaah sebut saja laki2 ini dengan Hark (maap lupa namanya lagi) Woooowww, cinta segi empat kayaknya deeh...

Pokoknya intinya, Tan  sebagai laki2 yg sulit ditebak, jalan pikirannya gimana,
Sebenarnya dia kagum dengan Park, tapi entahlah kenapa dia merasa lebih nyaman berada di samping Su Ju. Beberapa waktu khusus dia lebih dengan Park, dan ketika dia membutuhkan kasih sayang dan mengisi kesepiannya dia mendekat ke Su Ju,
Sebagai seorang pria sejati yg berada diantara kedua wanita tersebut, Hark merasa Tan telah melukai kedua wanita tersebut. Ketika dia butuh park, dia akan mendekat, dan ketika ia butuh kasih sayang , dia akan datang ke Su ju. Kedua laki2 ini semakin sengit karena masalah pribadi. Masalah STYLE yg sedang sekarat dan masalah pribadi yg pelik..

**kenapa aku crita sedikit penggalan crita ini, karena banyak hal yg aku temukan dari crita ini, yaah walaupun di awal aku ngrasa film nya gak menarik, akrena pemain2 nya rada berumur, tapi semakin seru kisah dan sarat dengan makna.

Bahwasanya dibalik kesuksesan wanita, seberapapun dia sukses dan merasa bahwa dirinya telah sempurna dengan segala prestasinya, dia tetap seorang wanita yg berada pada kodratnya, perlu kasih sayang, merasakan indahnya berbagi ketika ia rapuh dan merasa terlindungi di hadapan laki2 nya.
Hal ini yg belum pernah Park rasakan, ada kekosongan dalam dirinya, walaupun Park dan Tan memang sama2 suka dan kagum, tapi rasa itu tidak pernah bertemu karena masing2 mempunyai ego yg sangat tinggi.
Tan yg membutuhkan Park sebagai sosok wonder woman, tetap saja perasaannya kalah ketika ia rapuh, bukan wonder woman yg ia butuhkan tetapi rasa nyaman dan tenang dengan kelembutan yg ia dapatkan dari Su Ju.

Bukankah dari hal ini bisa kita lihat bahwa, selamanya rapuh itu tidak harus kita obati dengan betapa supernya kita sebagai seorang wanita. Segudang prestasi apapun tidak akan mengobati kekosongan jiwa karena pada prinsipnya Wanita membutuhkan Pria, dan begitu sebaliknya. Mengutip dari kata2 Mother Teressa bahwasanya
“Kemiskinan terbesar adalah miskin kasih sayang , cinta, dan itu tumbuh dari keluarga.” Keluarga adalah tempat bertumbuh kasih, ego lah yg mematahkannya.”


Bukankah sekuat apapun laki2 dia akan rapuh ketika dia terjatuh dan tidak ada penopang untuk menumpahkan segala asa yg ia hadapi di luar sana.?
 Seorang super wonder woman adalah seorang yg menebar kasih, tidak hanya segudang prestasi yg dia raih. Tetaplah dia sebagai bahu penyandar bagi laki2, walaupun laki2 masih bisa mengatakan bahwa dia itu kuat.

Problematika yg sering kita hadapi kadang melupakan bahwa kita melupakan kasih yg tumbuh di rumah, masalah kantor, kerjaan, dan apapun semua bisa diselesaikan dari lingkungan terkecil yaitu rumah yg penuh kasih sayang.

Kawan, apakah Kalian Super wonder woman?
Atau mungkin, apakah kawan seorang laki2 hebat?
KALIAN TETAP membutuhkan bahu tempat mencurahkan segala asa.

“maap rada melo2, mungkin masih banyak juga sarat makna yg kawan lihat di STYLE’ berbagi crita yuk J
Silahkan coment blog ku :-p


Selasa, 03 Juli 2012

Rabb, Kuajukan Proposal ku





A’udzubillahhiminassyaiton nirrojim
Bismillahhirrohmaannirrokhiim,

Yaa Rabb, izinkan kuajukan proposal saat ini pada MU

Proposalku yang pertama..

Aku ingin jadi hambaMU yang hatinya bersih dari segala macam penyakit hati, iri dengki, dusta, khianat
Pikiran, hati, perilaku hanya tertuju lurus untuk MU
Tuntunlah segala langkah dalam menghadapi dunia yang fana ini, penuh liku, syaiton nirrojim yang senantiasa menggerogoti keimanan ini tiada henti
Tuntunlah hamba agar senantiasa berkhusnudzon dengan segala ketetapanMU
Ilmu mu sungguh sangat luas Yaa ‘Aliim
Jauhkan... jauhkan hamba dari sifat tinggi hatii Yaa ‘Aliim
Hamba bukanlah apa2 di hadapanMU Yaa Rabb,
Engkau yang Maha Suci, Engkau yang Maha Pengasih
Berikanlah hamba keikhlasan dan kesabaran menghadapi hidup ini agar selamat sampai saatnya pulang nanti...

Yaa Rakhman.. Yaa Rakhiim...
Berikanlah kedua orang tua hamba kasih sayang yang melimpah,
Keselamatan dunia akhirat, kecukupan rizki, nikmat iman dan islam
Pertemukanlah kami semua nya nanti dalam syurga firdaus mu Yaa Rabb
Selamatkanlah kami dari api neraka Yaa Rabb, kami tidak kuasa untuk menghadapinya


Proposalku yang kedua Rabb...

Rabb, Engkau Maha tahu segala apa yang ada di hati ini
Biarlah hanya Engkau dan Hamba yang tahu
Biarlah orang2 yang membaca proposal ini tahu dan saling mendoakan dalam kebaikan
Aku ingin meneruskan study ku kembali Rabb..
Dan itu tahun depan,jika Engkau mengizinkan
Biarkanlah segala ikhitar kulalui di tahun ini dengan lancar untuk mempersiapkannya
Biarlah segala perjuangan kulalui dengan indah,
Menerima segala takdirmu, tanpa kulupakan ikhtiarku
Jadikan rasa malas ini semangat yang membara sebagai perantara jalan menuju ridhoMU
Jadikanlah lisanku lisan yang menyampaikan ilmu kebaikan


Proposalku yang ketiga Rabb...
Izinkah aku bertemu imamku Rabb
Dan itu tahun ini, jika Engkau mengizinkan..
Semoga dia yang di sana senantiasa KAU jaga
Setiap langkahnya adalah ibadah
Setiap ucapannya adalah dzikir
Matangkanlah kedewasaannya, cukupkan rizkinya
Bimbinglah hati nya, hindarkanlah dari segala godaan syaitan yang terkutuk
Bimbinnglah agar menjadi pribadi yang kuat, cerdas, konsisten, dan mandiri
Perjuangkanlah apa yang menjadi citanya

Pertemukanlah kami pada saat yang tepat,

Begitu banyak proposal2 ku Rabb, hingga jari2 ini tak kuasa untuk menulis semuanya,

Teruntuk sahabat2 ku, guru2 ku, saudara2 seiman, almarhum pendahulu2 kami, semuanya Biarlah Engkau yang menjadi saksi yang ada dalam hati ini.
Biarlah yang membaca proposal ini menjadi saksi atas Kuasa MU dan saling mendoakan dalam kebaikan.
Wallahu alam bisshowab
Aamiin Yaa Rabbal ‘alamiin




Rabu, 27 Juni 2012

Hari ini aku belajar banyak




Hari ini aku belajar banyak

“Hallo, assalamualaikum mah” kujawab telfon mamah
“Walaikumsalam,.”
“Mah kok suarane mamah beda, mamah gerah? “tanyaku hawatir
“Ora, ora papa”
Kulanjutkan percakapan pagi itu, rasa penasaran makin menjadi.
“Kayaknya mamah sakit!” bisikku dalam hati

Seminggu kemudian, hari kamis..

“Assalamualaikum beh” kujawab telfon babeh
“Walaikumsalam, sehat?”
“Alhamdulillah sehat beh, babeh sehat? Beh, mamah kok suarane beda, teng nopo?”
“Wis 2 minggu lewih, mamahku mriang, turonan bae”
.....

Jumat malam sabtu

KUPUTUSKAN  setelah ngantor langsung pulang kebumen.
Setiap sore mamah punya kebiasaan sms klo maghrib “Kut, maghrib...maghrib.. agi ngapa?” begitu dengan sore ini, ketika aku di angkot menuju terminal untuk pulang kebumen.
Aku bingung jawab apa, aku bilang lagi di jalan menuju pulang ke kebumen, mamah pasti khawatir dan terkejut , takut jadi pikiran akhirnya aku bales “seg leye2 niki mah, ma&ba seg nopo?”
Alhamdulillah jawaban itu, gak bohong kan. . memang aku lagi leye2, tapi di angkot menuju terminal.

Finally...

Aku naik bus pulang ke kebumen, biasane bis ke kebumen nyampai kebumen jam 7 an pagi, diluar prediksi nyampai kebumen jam setengah 4 pagi.
“Waalaaahh,, mau turun dimana aku?” di jalan raya deket  yang rada deket dari rumah terlalu berbahaya, karena nglewatin sawah panjang mbanget. Mau telfon babeh minta dijemput gak enak, karena masih pagi2 mbanget, pasti kaget, tiba2 aku telpon klo aku nyampe kebumen. Akhirnya kuputuskan turun di karanganyar.
Tepat setengah 4 subuh aku nyampai karanganyar, banyak tukang ojek berjibun menawarkan jasanya, aku putuskan nyari mesjid deket pasar karanganyar, waalaah mesjidnya jauh mbanget, jalan kaki terlalu serem, gelap2 an,
Aku jalan sekitar beberapa meter dari jalan raya, setelah beberapa tukang ojek menawarkan jasanyakutolak baik2, akhirnya nemu juga yg masih buka ...”WARNET”  sebenere gak niat buat ke warnet , tapi apa boleh buat, masih terlalu pagi mbanget. Shalat subuh di mushola warnet

Kutunggu sampe jam 6 pagi  akhirnya nyampai juga penantian ini, aku putuskan ke pasar, beli sayur2 an biar langsung buat masak di rumah, masakin mamah&babeh, beli gethuk kesenengan babeh, buah melon kesukaan mamah, werno2.

FINALLY again...

Nyampai rumah.
Kuketok pintu dan....
“Assalamualaikum warakhmatullohiwabarakatu”..
“Walaikumussalam warahmatullohiwabarakatuh” suara babeh, kayaknya di dapur, langsung mbukain pintu
“Lah!!! Kowe!!!! “ babeh kaget banget, klo aku pulang.
“Alhamdulillah”
“Enggih beh, nuwun sewu mboten kabar2 mbok mamah kaliyan babeh kawatir, kulo wangsul ndalu” langsung kusalami babeh seperti biasa, ternyata babeh lagi masak di dapur, kutengok ada tempe goreng yang sedang digoreng sudah mulai kehitaman karena gosong, sayur babeh spesial untuk mamah dengan bumbu bawang yang diulek tapi kok bawangnya masih gede2, belum lembut. Aku mrebes mili, di saat seperti ini, aku baru dateng.
“Wes, kae tiliki biyungmu tesih turon, ben sing masak ba”
“Nggih beh”
Kubuka kamar mamah,
“Maaaaaaahhhh assalamualaikum”
Spontan mamah kaget dan ..
“Wiiiiiiiiwiiiiitttttt, apa temenan kie kowe,.... Wiiiittttt... (mamah sambil nangis lalu aku peluk mamah) mamah mriang wiiit”
“Enggih mah, enggih, niki kulo sampun wangsul, niki “
“Kie anduk sing ditukokna kowe nggo kemul”
Aku merasakannya,..
“Mamah kangen sama aku” bisikku dalam hati.
Akhirnya 3 hari aku tungguin, masak2 kesukaan mamah dan babeh,. Manggil dokter ke rumah,lan liyo liyane,.
Dari hal ini aku merasakan betapa khawatirnya jika kedua orang tua sakit , jadi merasakan, ternyata gini jadi orang tua yaa..
Aku merasa bahwa aku bukan anak kecil lagi yg hanya disuguhi tiap kali aku minta,
Sekarang sudah beda kondisinya, aku belajar banyak dari hal ini.
Akhirnya aku merasakan betapa khawatirnya mamah & babeh ketika aku masih kuliah klo di sms belum bales, klo di telpon belum diangkat, khawatir sekali.
Aku merasakannya, ketika kedua orang tuaku butuh, aku ada, rasanya seneng mbanget,
Dan ketika orang tua butuh aku,aku bisa bantu, rasanya seneng mbanget,
Rasa syukurku tak terkira ketika hari ini datang,
Syukur mempunyai kedua orang tua yg sangat mengerti, bijak, mengarahkan.

“Kini saatnya berbakti sama orang tua “ begitu kukutip perkataan salah satu rekanku

Selasa, 29 Mei 2012

Puisi (Jikustik)




Lirik : Puisi (jikustik)

Aku yang pernah engkau kuatkan
Aku yang pernah kau bangkitkan
Aku yang pernah kau beri rasa
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Saat ku terjaga
Hingga ku terlelap nanti
Selama itu aku akan selalu mengingatmu

Kapan lagi kutulis untukmu
Tulisan-tulisan indahku yang dulu
Pernah warnai dunia
Puisi terindah ku hanya untukmu
Mungkinkah kau kan kembali lagi
Menemaniku menulis lagi
Kita arungi bersama
Puisi terindahku hanya untukmu

Rabu, 02 Mei 2012

Senyuman di negri pelangi




Senyuman di negri pelangi

Sore itu,.
Kurapikan jilbab karena terkoyak angin yang kencang,

“sedikit basah” pikirku
Sore itu memang hujan deras, halilintar setia menemani hujan angin sore itu. Seperti biasa, aku mau ketemu anak-anakku. Hari ini, mereka UTS, aku sudah membayangkan betapa wajah ceria mereka menjadi beraneka ragam, karena yang kutahu banyak sekali hal yang mereka pikirkan, tak hanya UTS sore ini.

Kuraih tas ranselku, sementara tangan kiriku membawa payung yang siap kubuka ketika turun dari angkutan umum.

“Yap! Hujan masih turun, Engkau tahu mana yg terbaik kan?” bisikku dalam hati, sambil kusimpulkan senyum, pertanda hatiku setuju dengan yang kuucapkan.
“Gerlong Pak”
“Nuhun neng”

Siap melaju ke angkutan umum berikutnya, hujan tak kunjung berhenti, kurapikan lagi jilbabku.
“Hemmmm, angin kenceng lagi. Engkau tahu mana yang terbaik kan?” kusimpulkan senyum lagi, tanda hatiku setuju dengan yg kuucapkan.
“Antapani.. antapani..” suara supir angkot teriak kenceng banget, maklum depan BEC , banyak orang berlalu lalang”
“aah, naik yg ini deh, kayaknya  cepet nih, gak ngetem2”

Perjalanan begitu menyita waktu, membuatku ngantuk dan kadang merem memejamkan mata,
“Rasanya kok lelah banget hari ini,” kuhembuskan nafas sedikit tertahan, malu juga banyak yg lihat, angkot full , seperti kata pak supir :
“tujuh lima, tujuh lima” pertanda angkot penuh, sisi kanan tujuh, dan sisi kiri (tempat duduk) diisi 5 penumpang”

“Tekluk, tekluk” kayaknya begini keadaan sore itu, ngantuk, malemnya tidur malem
 “Hemmmm” kuhembuskan nafas lagi, kemudian..
“Tekluk .. tekluk”  Ngantuk..

Hujan terus mengguyur Terusan Jalan Jakarta sore itu, angin dan halilintar beriringan layaknya iringan musik antara gitar dan piano, menjadi perpaduan musik yang indah. Tak lain dengan hujan sore ini, deres.
“Borma, Borma” suara pak supir membangunkanku
“Kiri , payun Pak (kiri, depan Pak)” sedikit bersuara sundanis, mengimbangi suara Pak supir
“Tilu ribu neng,”
“Muhun Pak, nuhun nya”

Payungku masih kukenakan, tak lain lagi..
Kurapikan jilbabku, seperti semula, basahnya mulai mrembes kelapisan jilbab kedua, aku merasa mulai dingin,
“Sepatuku,, ooohh”  sepatu setia yang menemani perjuangan ini,
“Maafkan yaa, untuk sore ini jadi akuarium dulu, besok aku jemur deh yaa” Kupandang sepatu kesayanganku

Hujan masih deras, seperti biasa, kampus sebelah selatan memang sudah jadi kebiasaan, banjir dadakan setiap hujan. Jalan pintas menuju ruang pengajar memang lebih rendah dari jalan raya, jadi sasaran air yang mengalir setiap hujan, dan menjadi penampung aliran air. Klo aku bilang..
‘Sungai dadakan”
“Sepatuku aja tetep tabah, walaupun sudah jadi akuarium, waah bos nya juga mesti tabah donk.” Kusimpulkan senyum lagi, pertanda yg kuucapkan sesuai dengan yg ada di hati.

Klo gini, jadi inget pesen Bapak
“Wanita itu juga harus tegar seperti karang, tapi harus lembut”
Singkat, tapi dalem maknanya.

Sore itu, ketika hujan turun deras,
Bandung, Mei awal, 2012


Selasa, 01 Mei 2012

Kapan peluang itu datang?



Kapan peluang itu datang?

Sering kita bertanya hal ini.
Pernah nglempar dadu sisi 6 tentunya? Tau gak, kapan angka 6 akan keluar dan muncul?
GAK, itu jawabannya (klo kita bukan paranormal, hehe)
So, yg harus kita lakukan adalah perbanyak lemparannya (dalam agama disebut ikhtiar), setelah itu coba lebih rileks (ikhlas mungkin kata2 yg cocok)
Di sini, hukum MOMENTUM berlaku. Klo kata fisika, momentum partikel adalah hasil kali massa (m) dan kecepatan (v).
 GAK NGERTI kan, diartikan seperti itu, intinya klo pas kita semangat, jangan berhenti, LANJUT TERUS.

Suatu ketika saya didatangi adek nya adek kelas (bingung kan, mblibet, pokok nya gitu deh), adek nya adek kelas saya itu sedang skripsi, pas ketemu saya, kakak nya bilang:
“Mba, tolong ya, adek ku bingung nih, harus ngapain, dia baru mau mulai skripsi”
“oooo gitu”
“Jadi dia skripsinya di informatika mba, babagan program gitu”
“ooooo gitu”
“Iya mba, kasih dia petunjuk kaya pas mba ngarahin pas aku skripsi”
“heemmm, oooo gitu”

(Btw, pekerjaan saya bukan dalam hal ini, buat membuat skripsi, saya hanya mendengarkan apa yg mereka critakan, kadang mentoknya skripsi itu ya MALES nya yg gak ketulungan, saya Cuma meminimalisir malesnya).

Saya bingung mau bilang apa. Intinya bidangnya juga udah gak nyambung sama bidangku, gimana aku harus bantu?
“Gini, pertama: itu bukan bidangku, dan aku belum bisa bantu banyak, aku Cuma nitip satu pesen” Jika KAMU lagi SEMANGAT-SEMANGATNYA ngerjain skripsi, JANGAN PERNAH BERHENTI. Itulah momentumnya, nyari momentum itu Susah”

1 bulan kemudian

“Mbak, adek ku udah mulai skripsi, ujian proposalnya sukses”
“ooo gitu?”
“Dia kemarin sms aku, ini sms nya (sambil nunjukin sms itu) ‘Aku inget banget kata mbak2 yg kamu kenalin itu, dia bilang KLO pas semangat-semangatnya, jangan berhenti, nyari momentum itu susah’
“Cuma karena itu mba, adek ku udah mau kelar, buset deh aku aja baru mau maju proposal”
“ooo gitu” aku sambil manggut2, aku pun gak tahu, apakah adek nya itu tahu persis apa yg disebut momentum. Tapi intinya, Dia sudah melakukan sesuatu yg benar.

Momentum itu, ibarat kompor yg sedang nyala, pas kita mau nggoreng krupuk, jangan dimatikan dulu kompornya  , keburu minyaknya dingin, dan krupuknya alot (gak melar). Klo krupuk sudah alot kan melarnya lagi susah, harus dijemur dulu baru digoreng lagi (ehh , kok malah jadi keasyikan ngomongin krupuk sii, hehehe).
So,.Peluang itu datang ya pada saat momentumnya tepat. Pada saat kompor kita nyala, pada saat itu pula, krupuk siap digoreng.
Kurang lebih seperti itu lah.

Yap! That’s the point about momentum versi ku (hihi)
Semoga bermanfaat, sampai ketemu di tulisan berikutnya ya J
Wassalamualaikum,